
Tragedi 11 September ! ini adalah duka kemanusian yang amat tragis. Buka saja luka yang dirasakan masyarakat Amerika tapi juga luka yang demikian dalam oleh umaat Islam dibanyak belahan dunia. Bagi masyarakat Amerika, luka dan harga diri mereka seakan tercabik ditambah hilangnya nyawa ribuan orang. Tapi bagi Ummat Islam, luka yang dalam adalah, setelah priristiwa itu, selalu menjadi sasaran tuduhan teroris.Masyarakat Muslim Amerika demikian tertekan. Seakan setiap Islam selalu berlabel : terorist ! Bukan itu saja. Dengan alasan mencari Al-Qaida, Amerikapun melakukan pemburuan kebanyak negara yang tidak jelas junrutungannya.
Amerika yang katanya 'polisi dunia' itu kemudian bertindak tidak demokrasi, tidak berprikemanusiaan dibanyak negara Islam, sebutkan Irak, Pakistan,Afganistan dan Palestina. Mereka membunuh banyak orang dan kemudian menghalalkannya hanya dengan label terorist. Padahal mereka membunuh anak-anak, perempuan dan mereka yang tidak paham Al-Qaida.
Amereka memang 'dajjal' dan soal moralis.
Sayang, Ummat Islam sendiri tidak pernah bsia bersatu untuk melawan imprealisme Amerika dan sekutunya. Bahkan Arab Saudi cs yang dianggap negara paling di depan diantara negara-negara mayoritas Islam, masih saja menjadi 'jajahan' Amerika. Nauzubillah!
Adakah luka yang digoreskan dari peristiwa 11 September itu akan sembuh ? Semoga Allah SWT akan menunjukkan yang benar itu benar dan yang batil itu bathil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar