Selasa, 23 September 2008

HUAWEI FOKUS KE JARINGAN TELEKOMUNIKASI

Jakarta - Penyedia layanan jaringan telekomunikasi PT Huawei Tech Investement (Huawei) mengungkapkan bisnis bundling (paket) dengan produsen ponsel dan operator telekomunikasi bukanlah fokus utama dari perusahaan yang berbasis di China ini.
"Sebenarnya kerjasama bundling dengan pihak produsen atau operator telekomunikasi bukanlah fokus utama bisnis kami tapi kami lebih fokus ke layanan infrastruksur, teknologi, dan jaringan telekomunikasi," kata Brand Manager Integrated Marketing Communication Huawei Yunny Christine di sela acara buka puasa bersama Huawei, Kamis (18/9) di Jakarta.
Ia menambahkan bahwa bisnis bundling Huawei dengan operator dan produsen telekomunikasi tidak terlalu besar memberikan keuntungan pada Huawei namun ia menolak memberikan informasi seberapa besar perbandingan presentasinya.
"Maaf kami tidak mempunyai data presentasi bisnis Huawei antara bundling dan pendapatan dari layanan menyediakan infrastruktur," tambahnya.
Huawei saat ini menduduki ranking satu untuk market share broadband (60 persen) dan Access (40 persen) di Indonesia. Sedangkan untuk market share Huawei di sektor CDMA adalah 47 persen di Indonesia.
Selama 6 bulan pertama pada tahun 2008, Huawei telah mencatat pertumbuhan sebesar lebih dari 100 persen untuk pengiriman UMTS dan GSM Transceivers (TRX's), dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Untuk GSM sendiri, Huawei telah mengirimkan 800 ribu TRX's lebih banyak dibandingkan total pengiriman selama tahun 2007.
Sampai saat ini, Huawei telah mengamankan 111 kontrak komersial untuk UMTS/HSPA dan akan terus memimpin pasar dengan 25 kontrak baru pada 6 bulan pertama. [O1]

Tidak ada komentar: